Success Story

Modal Skill Google Ads, Berhasil Bangun Bisnis Omset Ratusan Juta!

Nama :

Putu Galang S N

Bergabung Sejak :

November 2022

Alumni :

Google Ads

Profesi :

Google Ads Advertiser

Putu sempat terdampak pandemi sebagai karyawan, tapi siapa sangka skill Google Ads-nya malah membuka jalan buat bisnis sendiri. Sekarang, dia sukses meraup omset miliaran berkat Google Ads!

Terdampak Covid-19, Banting Setir Freelance

Dengan latar belakang kuliah di bidang desain, Putu sempat menjalani pekerjaan part-time dan freelance di beberapa studio desain. Berbekal pengalaman tersebut, ia kemudian berkarier di industri perhotelan sebagai Corporate Digital Distribution Manager, di mana ia menangani pemasaran digital melalui website, SEO, SEM, PPC, dan email.

Namun, pandemi Covid-19 membuat bisnis perhotelan sepi, sehingga Putu kembali ke dunia freelance dengan menawarkan jasa desain dan digital marketing.

Suatu hari, ia mendapat klien yang membutuhkan layanan digital marketing melalui Google Ads. Kesempatan itu mendorong Putu untuk mendalami Google Ads dengan mengikuti kelas di Habiskerja.com.

Dari Request Klien, Sampai Bisnis Sendiri

Setelah sukses mengelola Google Ads untuk klien, jasa freelance Digital Marketing milik Putu semakin laris manis hingga ia pernah menangani 7 klien sekaligus dalam satu waktu. Melihat bagaimana kliennya bisa meraup penghasilan hingga ratusan juta dari Google Ads, Putu pun termotivasi untuk membangun bisnisnya sendiri.

Menggunakan skema bisnis reseller, Putu mulai beriklan dengan Google Ads hanya bermodal Rp20 ribu per hari. Dalam waktu 15 bulan, ia berhasil mencapai revenue Rp3,9 miliar, mendirikan PT, dan merekrut 9 karyawan—1 bekerja on-site dan 8 lainnya remote.

Pentingnya Riset, Bisa Bisnis Tanpa Modal Besar

Strategi bisnis yang diterapkan Putu berawal dari riset pasar menggunakan Google Keyword Planner. Ia memastikan bahwa kata kunci yang dicari audiens sesuai dengan intensi mereka; apakah mereka masih mencari informasi atau sudah siap membeli. Misalnya, jika seseorang mencari “PVC 12 inch Surabaya”, besar kemungkinan mereka memang membutuhkan dan siap membeli pipa, sehingga ada peluang besar untuk menjangkau mereka melalui iklan yang tepat.

Setelah menemukan peluang tersebut, Putu menentukan model bisnis yang sesuai. Dalam kasusnya, ia memilih menjadi reseller karena melihat potensi penjualan pipa. Ia kemudian bekerja sama dengan berbagai toko besi di Surabaya dan Sidoarjo, dengan mengumpulkan kontak mereka dari internet. Strategi ini memungkinkan Putu untuk menjalankan bisnisnya hanya bermodal laptop dan Google Ads, tanpa harus memiliki stok barang sendiri.

Strategi Yang Dilakukan Putu:

  1. Memanfaatkan Keahlian dan Pengalaman yang Dimiliki:
    Berawal dari latar belakang di bidang desain dan pengalaman kerja di industri perhotelan sebagai Corporate Digital Distribution Manager, Putu memanfaatkan pengalaman tersebut untuk mencari peluang baru.
  2. Pintar Membaca Peluang Baru:
    Berawal dari klien yang meminta layanan digital marketing melalui Google Ads, Putu melihat kesempatan dan mulai mendalami Google Ads dengan mengikuti kelas di Habiskerja.com.
  3. Melakukan Riset Pasar untuk Memulai Bisnis Sendiri:
    Putu menggunakan Google Keyword Planner untuk memahami kebutuhan pasar
  4. Menentukan Model Bisnis yang Sesuai:
    Berdasarkan riset, Putu melihat peluang untuk menjual pipa. Putu memilih model bisnis reseller, agar bisa menjual tanpa perlu stok barang sendiri.
  5. Memulai Iklan dengan Modal Kecil:
    Menggunakan Google Ads dengan modal awal hanya Rp20 ribu per hari, kemudian mengoptimalkan strategi iklan agar mendapatkan konversi yang maksimal.
Cek sosial media Putu disini :
Ingin dapetin omset hingga miliaran modal Google Ads seperti Putu?

All Level

Rated 5 out of 5
Belajar cara membuat ads campaign pada Google Ads dari dasar sampai cara membuat reporting Google Ads
64 Lessons
1222 Students

Rp 358.000

Rp99.000