Success Story
Bisa Handle Klien Banyak, Dapat Cuan Lebih Banyak!
Nama :
Maria Kartika Chandra Puspa
Bergabung Sejak :
Oktober 2023
Alumni :
Virtual Assistant
Profesi :
Virtual Assistant
Salah satu privilege jadi freelancer adalah fleksibilitas kerja, termasuk bisa pegang beberapa project sekaligus. Seperti Maria, yang sukses menjalani 3 role dengan jobdesk berbeda—dan hasilnya, cuan pun jadi 3x lipat!
Cinta Dengan Dunia Kreatif, Cita-Cita Jadi VA!
Perjalanan Maria di dunia kreatif udah dimulai sejak kuliah di jurusan Ilmu Komunikasi. Waktu itu, dia mulai coba-coba freelance—dimintain tolong buat desain, dan dapet fee juga. Project-project kecil ini akhirnya dikumpulkan Maria jadi portofolio.
Setelah lulus, Maria sempat kerja di berbagai bidang. Dari jadi tim branding & kreatif, staf administrasi, sampai event manager, semua pernah dijalani. Dari pengalaman itu, Maria jadi makin percaya diri buat melangkah ke profesi impiannya: Virtual Assistant.
Ternyata, jadi VA ini udah lama dia incar. Sebagai seorang introvert, Maria merasa kerjaan ini cocok banget karena bisa tetap produktif dari rumah, tanpa harus terlalu sering ketemu banyak orang.
Belajar, Belajar, Belajar!
Walaupun sudah punya basic di dunia kreatif, background Ilmu Komunikasi, dan segudang pengalaman kerja yang relevan, Maria tetap merasa belum cukup. Ia sadar, jadi Virtual Assistant itu nggak cuma soal bisa kerja remote, tapi juga perlu paham benar soal lingkup kerja, sistem perjanjian, tools yang dipakai, sampai strategi promosi diri supaya bisa dapet klien.
Akhirnya, Maria memutuskan untuk ikut beberapa kelas VA, baik yang gratisan maupun berbayar, salah satunya dari Habiskerja.com. Di sanalah ia belajar lebih dalam dan lebih sistematis.
Selama kurang lebih tiga bulan, Maria benar-benar fokus: memperbarui CV, memperkaya portofolio, dan membangun personal branding. Usahanya pun membuahkan hasil. Maria berhasil mendapatkan klien pertamanya lewat platform Upwork!
Customized Cover Letter dan CV Adalah Kunci
Untuk mendapatkan klien, Maria punya beberapa strategi jitu. Salah satu yang paling ia tekankan adalah: portofolio adalah senjata utama. Menurutnya, portofolio adalah hal pertama yang bisa bikin klien tertarik dengan jasa yang kita tawarkan. Buat yang masih pemula, Maria menyarankan untuk bikin dummy project dulu. Bahkan, ChatGPT bisa dijadikan ‘klien bayangan’ buat bantu simulasi project dan deskripsi hasil kerja.
Selain portofolio, Maria juga menyiapkan beberapa versi cover letter dan CV yang disesuaikan dengan kebutuhan klien. Intinya, pastikan semua yang ditawarkan benar-benar nyambung dengan masalah yang sedang dihadapi klien—nggak cuma sekadar jual jasa, tapi jual solusi.
Di platform seperti Upwork, Maria juga fokus ke optimisasi profil. Ia menggunakan teknik storytelling di bagian deskripsi, biar lebih menarik dan personal. Dan satu lagi yang penting: jaga rating dan feedback dari klien. Karena di platform freelance, reputasi bisa jadi penentu besar dalam dapat job selanjutnya.
Strategi Yang Dilakukan Maria:
- Bangun Portofolio yang Menarik:
Maria mengumpulkan project freelance sejak kuliah sebagai modal awal. Selain itu, Maria juga mengerjakan dummy project dan memanfaatkan ChatGPT sebagai ‘klien bayangan’. - Ikut Kelas dan Upgrade Skill:
Maria belajar dari berbagai sumber, termasuk kelas VA gratis dan berbayar. Salah satunya adalah kelas dari Habiskerja.com yang membantu Maria belajar lebih sistematis. - Perbarui dan Sesuaikan CV serta Cover Letter:
Maria membuat CV dalam beberapa versi sesuai niche atau kebutuhan klien. Dalam CVnya, Maria fokus pada bagaimana jasa yang ditawarkan bisa menyelesaikan masalah klien, bukan hanya daftar skill. - Optimasi Profil Freelance (contoh: Upwork):
Maria menggunakan storytelling dalam deskripsi profil agar lebih personal dan relatable. Dalam profilnya, Maria menampilkan hasil kerja, testimoni, atau studi kasus mini untuk memperkuat kepercayaan. - Bangun Reputasi dan Jaga Rating:
Maria mengerjakan setiap project dengan maksimal agar bisa dapat rating bagus dan feedback positif. Menurut Maria, reputasi penting banget untuk dapet klien selanjutnya, terutama di platform freelance. - Personal Branding dan Konsistensi:
Maria menjaga konsistensi branding di profil, portofolio, dan sosial media, yaitu membangun branding sebagai profesional yang siap bantu, bukan sekadar cari kerjaan.
Portfolio Maria :

