Success Story
Modal Jago Canva, Sukses Buka Jasa Kelola IG
Nama :
Laire Vi Laras Fajri
Bergabung Sejak :
September 2022
Alumni :
Instagram Organik
Profesi :
Digital Marketer
Berawal dari minder karena mengerjakan project menggunakan Canva, saat ini Laire bisa mendapatkan banyak project freelance dan menjadi full time freelancer. Uniknya, Laire bertemu dengan klien pertamanya ketika sedang menghadiri acara pernikahan kerabatnya.
Sempat Minder Pakai Canva
Sebagai seseorang yang memiliki latar belakang seni, Laire awalnya merasa minder ketika mulai menggunakan Canva untuk proyek-proyeknya. Canva sering kali dianggap kurang kompeten dibandingkan dengan tools desain lain seperti Photoshop atau Adobe Illustrator.
Namun, setelah Laire berhenti peduli dengan pendapat orang lain, ia menemukan bahwa Canva bisa membantunya mendapatkan proyek freelance dan akhirnya menjadi fulltime freelancer.
Menurut Laire, klien atau audiens tidak menilai berdasarkan tools desain yang digunakan, melainkan kualitas hasil desainnya. Selama hasil desainnya bagus, klien dan audiens akan tetap menyukainya, meskipun hanya menggunakan Canva.
Bisa Desain Apa Aja
Meskipun hanya menggunakan Canva, Laire berhasil mendapatkan banyak proyek freelance yang beragam, mulai dari jasa desain, manajemen media sosial Instagram secara organik, hingga jasa digital marketing seperti Facebook Ads. Laire mendapatkan proyek-proyek tersebut dari klien yang sama.
Caranya adalah dengan menggunakan metode cross-selling. Laire menawarkan jasa digital marketing terlebih dahulu, kemudian memperkenalkan jasa lainnya seperti desain banner, katalog, dan lain-lain. Dengan metode ini, Laire tidak perlu repot mencari klien baru.
Cara Unik Laire Mendapatkan Klien
Laire mengaku terinspirasi dari cara Kak Darun, mentor Instagram Organik, dalam mendapatkan klien dengan menawarkan jasa kepada teman-teman lama.
Setelah mengikuti kelas Instagram Organik dan membuat portofolio, Laire mendapatkan klien pertamanya ketika menghadiri acara pernikahan seorang teman. Saat sedang bertukar kabar, Laire menceritakan kesibukannya dan ditawari untuk membuat desain bagi bisnis kenalan temannya. Kerja sama ini berlangsung selama 8 bulan.
Selama periode tersebut, Laire belajar banyak tentang memenuhi kebutuhan dan keinginan klien, yang sangat berguna untuk mengerjakan proyek-proyek selanjutnya.
Strategi Yang Dilakukan Laire:
- Memanfaatkan Tools yang Ada:
Laire memanfaatkan Canva dengan maksimalkan, meskipun dipandang sebelah mata dibandingkan dengan tools desain lainnya. Laire fokus pada kualitas hasil desain, bukan pada alat yang digunakan, karena klien lebih memperhatikan hasil akhir daripada prosesnya. - Cross-Selling:
Laire menggunakan metode cross-selling dengan menawarkan jasa tambahan setelah menyediakan layanan digital marketing, sehingga dapat menawarkan lebih banyak jasa tanpa perlu mencari klien baru. - Memanfaatkan Pertemanan:
Terinspirasi oleh mentor, Laire mulai menawarkan jasanya kepada teman-teman lama. - Tetap Belajar Walaupun Sudah Punya Klien:
Laire belajar banyak tentang komunikasi dengan klien selama bekerja sama selama 8 bulan, memahami kebutuhan dan keinginan mereka. Laire menggunakan insight dari pengalaman kerjanya untuk mengerjakan proyek-proyek selanjutnya dengan lebih baik.
Portfolio Laire

