Success Story

Belajar Dari Nol, Sukses Jual Foto di Internet!

Nama :

Anisti Riris Jiwanti

Bergabung Sejak :

Agustus 2023

Alumni :

Shutterstock

Profesi :

Shutterstock Contributor

Awalnya bekerja sebagai guru di sekolah internasional, Anis kemudian memutuskan untuk resign dan mulai mencari cara agar tetap bisa punya penghasilan dari internet. Dari situ, ia mencoba peruntungan dengan menjual foto secara online, dan ternyata berhasil meski semuanya dipelajari dari nol!

Resign dan Hidup Nomaden

Anis punya pengalaman panjang sebagai guru di sekolah internasional selama 20 tahun. Tapi di tahun 2019, ia memutuskan untuk berhenti bekerja agar bisa mendampingi suaminya yang menjalani pekerjaan nomaden, setelah 8 tahun LDM. Karena sering pindah-pindah tempat tinggal, pekerjaan kantoran jadi kurang cocok untuk dijalani.

Di tengah pencarian akan pekerjaan yang fleksibel, nggak ribet, nggak menghabiskan banyak waktu namun tetap menghasilkan, Anis mulai tertarik dengan peluang “jual foto” secara online. Ia mencoba berbagai platform seperti Adobe Stock, Shutterstock, hingga Dreamstime. Meski awalnya belajar dari nol secara otodidak, Anis akhirnya memutuskan untuk upgrade skill dengan mengikuti kelas, salah satunya lewat platform Habiskerja.

Dapat Insight Baru dari Kelas

Sudah terbiasa belajar secara otodidak, Anis merasa banyak tercerahkan setelah bergabung di platform Habiskerja. Dari kelas, ia dapat banyak insight baru soal dunia fotografi dan cara jual foto secara online. Misalnya, ia baru tahu kalau foto yang menampilkan logo brand termasuk kategori editorial, atau ternyata yang bisa dijual bukan cuma foto barang, tapi juga gambar; dan ada cara tersendiri untuk mengelolanya.

Salah satu tips yang paling berguna menurut Anis adalah soal pencahayaan. Untuk hasil foto yang layak jual di platform seperti Shutterstock, sebaiknya ambil gambar di pagi atau siang hari saat cahaya matahari sedang bagus. Selain itu, Anis juga mengandalkan light box portable sebagai alat bantu foto biar hasilnya makin maksimal.

“Jangan terlalu banyak mikir. Upload aja!”

Hingga saat ini, banyak foto Anis yang sudah berhasil terjual ke berbagai negara. Menurut Anis, kunci utamanya adalah jangan terlalu ragu atau berpikir terlalu lama untuk mulai upload foto di Shutterstock.

Ia percaya, foto yang laku atau tidak bukan semata dinilai dari bagus atau tidaknya secara subjektif, melainkan dari seberapa relevan foto tersebut dengan kebutuhan pembeli. Selama ada permintaan, maka kemungkinan untuk terjual tetap terbuka.

Meski begitu, kualitas tetap menjadi hal utama. Foto yang diunggah harus memiliki kualitas yang baik dan layak jual agar bisa bersaing dan menarik perhatian di marketplace global.

Strategi Yang Dilakukan Anis:

  • Menjual Foto di Berbagai Platform:
    Tidak hanya Shutterstock, Anis mencoba peruntungan lewat platform lain seperti Adobe Stock dan Dreamstime
  • Upgrade Skill Lewat Kelas:
    Setelah belajar otodidak, Anis mengikuti kelas untuk mendapatkan berbagai insight baru; seperti perbedaan antara foto editorial dan komersial, jenis foto apa saja yang bisa dijual, dan strategi jual foto yang efektif.
  • Terapkan Tips dari Kelas:
    Anis menerapkan ilmu yang dia dapatkan dari kelas, salah satunya dengan menggunakan natural lighting (pagi/siang hari) untuk kualitas foto maksimal.
  • Investasi Tools Penunjang:
    Anis menggunakan light box portable untuk pencahayaan yang stabil dan estetik.
  • Mindset & Konsisten Upload:
    Anis tidak menunda atau terlalu banyak mikir saat mengupload. Selain itu, Anis juga fokus pada kebutuhan pasar, bukan sekadar estetika pribadi.
  • Fokus pada Kualitas dan Relevansi:
    Anis memastikan setiap foto yang diupload memiliki kualitas tinggi dan relevan dengan kebutuhan pembeli.

Portfolio Anis :

Cek sosial media Anis disini :
Ingin mendapatkan penghasilan dari internet dengan menjadi Shutterstock Contributor seperti Anis?

All Level

Rated 5 out of 5
Belajar cara memulai usaha dengan menjual hasil foto dari handphone ke Shutterstock
38 Lessons
9845 Students

Rp 358.000

Rp99.000